Mengenal Demam Berdarah
Kerjasama KSM Penyakit Dalam dengan Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh

Narasumber : dr. Haudhiya, Sp.PD
Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, sejenis virus yang tergolong arbovirus dan masuk ke dalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti (betina). Penyakit ini terutama menyerang anak remaja dan dewasa dan seringkali meyebabkan kematian bagi penderitanya jika terlambat ditangani.
Penyebab demam berdarah adalah virus dengue yang tergolong dalam family flaviviridae dan dikenal 4 serotipe, virus dengue berbentuk batang, bersifat termolabil, sensitive terhadap inaktivasi oleh dietileter dan Natrium Dioksikolat, stabil pada suhu 70 derajat celcius.
Gejala demam berdarah yaitu pada masa inkubasi antara 13-15 hari, demam akut (suhu meningkat tiba-tiba) disertai menggigil, perdarahan pada kulit, hidung (mimisan), BAB darah, sakit kepala, nyeri otot, kadang mual-mual, muntah, dan batuk ringan, tidak nafsu makan, pembesaran hati, limfa dan kelenjar getah bening, tekanan darah menurun, kulit terasa lembab dan dingin.
Penularan Demam Berdarah seperti virus dengue masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang terinfeksi, kemudian menularkan virusnya ke orang lain. Bila daya tahan tubuhnya turun maka orang tersebut akan terinfeksi oleh virus dengue sehingga menderita demam berdarah.

Nyamuk aedes aegypti (nyamuk demam berdarah)
Cara Mencegah Demam Berdarah Dengan 3 M :
- Menguras tempat penampungan air
- Menutup tempat – tempat penampungan air
- Mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia.
Pengobatan & Perawatan
- Cairan cukup: minum banyak air, oralit, atau sup untuk cegah dehidrasi (bisa infus jika parah).
- Istirahat cukup: tubuh butuh energi untuk melawan virus.
- Obat: sesuai anjuran dokter (hindari aspirin/ibuprofen, gunakan parasetamol untuk demam).
- Pemeriksaan Lab: cek darah untuk hitung trombosit dan hematokrit
Komplikasi
- Kebocoran plasma.
- Syok (penurunan tekanan darah drastis).
- Kerusakan organ (hati, jantung, paru-paru).
- Kematian.







Belum Ada Komentar