Lebih Mengenal Penyakit Malaria
Oleh KSM Penyakit Dalam.jpeg)
Bekerjasama dengan Instalasi Promosi Kesehatan
Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr.H.Moch.Ansari Saleh
Penyakit malaria merupakan penyakit serius dan bisa berakibat fatal bagi pengidapnya. Penyakit ini terjadi akibat parasit protozoa. Penularan parasit ini adalah dari nyamuk di banyak daerah tropis dan subtropis. Ketika nyamuk tersebut menggigit, ia menularkan parasit yang menyerang sel darah merah darah.
Ada beberapa jenis parasit malaria yang menginfeksi manusia, yaitu: Plasmodium Falciparum, P. Vivax, P. Ovale, dan P. Malariae. Selain itu, P. Knowlesi, sejenis malaria yang secara alami menginfeksi kera di Asia Tenggara, juga bisa menginfeksi manusia dan menyebabkan penyakit ini menular dari hewan ke manusia (malaria zoonosis). P. Falciparum adalah jenis yang paling mungkin menyebabkan infeksi parah dan jika tidak segera mendapatkan pengobatan, dapat menyebabkan kematian. Orang yang terkena penyakit ini biasanya merasa sangat sakit dengan demam tinggi dan menggigil. Jika tidak segera mendapatkan pengobatan, kondisi ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang parah, seperti kejang, kerusakan otak, kesulitan bernapas, kegagalan organ, dan kematian. Meski begitu, penyakit ini bisa kamu cegah dengan berbagai cara.
Penyebab Malaria yaitu :
Lebih spesifik lagi, penyakit ini terjadi akibat gigitan nyamuk anopheles betina yang terinfeksi. Di antara spesies parasit yang menjadi penyebab malaria pada manusia, P. falciparum dan P. vivax merupakan ancaman terbesar. Setelah memasuki tubuh manusia, parasit akan melakukan perjalanan ke hati, berkembang biak, dan menyerang sel darah merah yang bertugas membawa oksigen. Kemudian masuk ke dalam darah, parasit akan bertelur dan berkembang biak sampai sel darah merah pecah. Kalau sudah begini, kondisi tubuh akan mengalami sakit dari sebelumnya.
Penyakit Tidak Dapat Menular Dari Orang Ke Orang, Tapi Itu Bisa Menyebar Dengan Cara :
dari ibu hamil ke bayinya yang belum lahir. berbagi jarum, transfusi darah, transplantasi organ.
Terdapat beberapa jenis malaria yang dibedakan berdasarkan jenis parasitnya, yaitu:
1. Plasmodium vivax (Pv)
Ini adalah jenis malaria yang umum dan paling banyak tersebar di seluruh dunia.
2. Plasmodium ovale (P.o)
Ini adalah salah satu jenis malaria yang paling jarang ditemukan. Kasusnya banyak ditemukan di negara-negara barat, seperti Afrika, Ghana, Nigeria, dan Liberia.
3. Plasmodium falciparum (P.f)
Jenis malaria ini dikenal dengan sebutan malaria tropika. Subspesies parasit ini terdapat di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan.
4. Plasmodium malariae (P.m)
Ini adalah jenis malaria yang jarang terjadi. Parasit penyebabnya umum ditemukan di Amerika Selatan, Asia Tenggara, dan Afrika.
5. Plasmodium Knowlesi (P.k)
Jenis malaria ini ditemukan pada primata dan dapat menginfeksi manusia. Parasit umumnya ditemukan di alam pada kera ekor panjang dan ekor babi.
Faktor Risiko
Nyamuk penyebab penyakit ini dapat bertahan hidup di iklim tropis dan subtropis. Karena itulah orang yang tinggal di wilayah tersebut berpeluang mengalami penyakit ini
Tanda Dan Gejala Malaria Dapat Meliputi:
Demam, panas dingin, perasaan tidak nyaman secara umum, sakit kepala, mual dan muntah, diare, sakit perut, nyeri otot atau sendi, kelelahan, pernapasan cepat, detak jantung cepat, batuk.
Pemeriksaan Penunjang
Tes darah.
Tes rapid diagnostic test (RDT).
Polymerase chain reaction (PCR).
Pemeriksaan laboratorium lainnya. Termasuk pemeriksaan hitung jenis sel darah merah, hitung parasit, dan penentuan tingkat parasitemia untuk membantu menilai tingkat keparahan infeksi.
Pengobatan Malaria
Penyakit ini bisa sembuh dengan obat-obatan. Jenis obat dan lama pengobatan malaria tergantung pada jenis, lokasi orang tersebut terinfeksi, usia, apakah sedang hamil atau tidak, dan seberapa sakit pada awal pengobatan.
Komplikasi Malaria
1. Anemia (kurangnya kadar HB dalam darah)
2. Malaria serebral (dapat memengaruhi otak. Ini disebut malaria serebral, yang dapat menyebabkan otak membengkak).
3. Masalah pernapasan
Cairan yang terkumpul di paru-paru (edema paru) dapat membuat kamu sulit bernapas.
4. Kegagalan organ
Penyakit ini juga bisa merusak ginjal atau hati atau menyebabkan limpa pecah.
5. Gula darah rendah
6. Masalah sistem saraf pusat (bisa memicu gangguan neurologis, seperti kejang, kebingungan, bahkan kelumpuhan).
Nyamuk Malaria Paling Aktif Saat Senja Dan Fajar. Berikut Hal-Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Melindungi Diri Dari Gigitan Nyamuk:
- Kenakan celana panjang dan kemeja lengan panjang. Selipkan kemeja Anda, dan selipkan kaki celana ke kaus kaki.
- Oleskan obat nyamuk ke kulit.
- Oleskan obat nyamuk ke pakaian. Semprotan yang mengandung permethrin aman untuk diaplikasikan pada pakaian.
- Pasang kelambu, terutama yang diberi insektisida, seperti permetrin, untuk membantu mencegah gigitan nyamuk saat kamu tidur.
- Bila kamu akan bepergian ke lokasi endemik penyakit ini, bicarakan dengan dokter beberapa bulan sebelumnya tentang apakah kamu harus minum obat sebelum, selama, dan setelah perjalanan untuk membantu melindungi kamu dari parasit malaria.







Belum Ada Komentar